Blogger templates

 

Sabtu, 15 Juni 2013

Telur fertil, tetapi gagal menetas

0 komentar







  • Ada kalanya telur yang gagal menetas adalah karena penangkar sering mengangkat burung betina dari sarangnya, atau selalu “mengganggu” betina saat mengerami telur-telurnya. Gangguan dari binatang lain seperti tikus, kucing, serangga, suara berisik (polusi suara), bau gas, atau bau yang tidak menyenangkan (polusi udara), atau adanya burung lain di sekitar sarang, juga harus dihentikan secepatnya. Khusus untuk serangga seperti kutu, nyamuk, semut, tungau maupun parasit lainnya bisa diatasi dengan FreshAves.
  • Telur kurang mendapat kehangatan selama masa inkubasi (pengeraman). Bisa karena jumlah telur yang dierami terlalu banyak, atau induk sering keluar dari sarangnya.
  • Kulit telur retak, misalnya karena tergores kuku burung yang panjang. Celah kecil pada kulit telur sudah bisa membunuh embrio di dalamnya. Selain retak, telur juga berpotensi pecah karena gerakan spontan dari induk saat kaget atau ketakutan.
  • Telur yang sudah terinfeksi bakteri dari luar. Beberapa jenis bakteri seperti Salmonella dapat menembus kulit telur hingga masuk ke dalam telur. Untuk menghindari kemungkinan buruk seperti ini, taburkan serbuk FreshAves di bawah sarang. Lakukan ketika induk sedang keluar dari sarang untuk makan atau minum.
  • Kesalahan dalam pemberian makanan, misalnya terlalu kering atau terlalu lembab.
  • Penyakit keturunan yang mempengaruhi perkembangan janin dalam telur.

 > Sebagian besar telur menjadi busuk
Telur busuk adalah proses di mana isi dari telur tersebut telah membusuk setelah masa inkubasi. Beberapa penyebab telur membusuk antara lain kurangnya masa inkubasi (pengeraman), embrio yang sudah mati di dalam telur karena terkena infeksi bakteri, kelainan genetik, ditelantarkan induk, makanan yang dikonsumsi induk kurang bergizi, dan beberapa sebab lainnya.

> Sebagian besar embrio mati di dalam telur
Sudah dijelaskan dalam poin telur gagal menetas, telur rusak, dan telur busuk

> Burung sudah bertelur, tetapi telur rusak
Telur yang rusak ada kalanya disebabkan oleh keracunan gas seperti karbondioksida (CO2) maupun gas beracun lainnya seperti hydrocarbon atau chlorinated. Gas-gas ini akan menempel dalam cangkang telur dan menyebabkan kerusakan di dalam telurnya.






0 komentar:

Poskan Komentar